“Kadang sebulan baru ada yang beli serai saya, Nak. Hasilnya cuma Rp5.000–10.000. Tapi ya tetap saya syukuri, namanya rezeki nggak bisa dipaksa,” ucap Mbah Suyono.

Di balik ramainya jalan kota, Mbah Suyono (64 tahun) menjalani hidup yang penuh keterbatasan. Sehari-hari beliau menjual serai di pinggir jalan dan sesekali merawat tanaman di lahan pinjaman milik orang lain. Namun hasil yang didapat sangatlah kecil dan tidak menentu.

Sejak 30 tahun lalu, penglihatannya hilang akibat terkena percikan las saat bekerja. Sejak saat itu, dunia menjadi gelap bagi Mbah Suyono. Meski tak lagi bisa melihat, beliau tetap berusaha mencari nafkah dengan sisa kemampuan yang dimiliki. Dengan langkah perlahan dan tangan yang meraba, beliau menjalani hari demi hari seorang diri.

Setiap hari Mbah Suyono duduk menunggu pembeli dengan beberapa ikat serai di sampingnya. Namun sering kali dagangannya tak kunjung laku. Bahkan terkadang baru ada pembeli setelah berminggu-minggu menunggu. Penghasilan yang didapat pun jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Sejak istrinya meninggal dunia karena kanker payudara, Mbah Suyono hidup sebatang kara. Tidak ada anak maupun keluarga yang menemani hari-harinya. Beliau tinggal di gubuk sederhana yang kondisinya memprihatinkan, dengan atap bocor dan dinding yang mulai rapuh dimakan usia.
Saat lelah menunggu pembeli atau selesai berkebun, Mbah Suyono sering beristirahat di pondok kecil seadanya di pinggir jalan. Tempat sederhana itu menjadi saksi perjuangannya bertahan hidup di tengah keterbatasan yang terus beliau hadapi.
#SahabatBaik, di usia yang tidak lagi muda dan dalam kondisi tunanetra, Mbah Suyono masih berjuang seorang diri untuk bertahan hidup. Mari ringankan beban beliau agar dapat menjalani hari-hari dengan lebih layak dan tenang. Kebaikanmu hari ini dapat menjadi harapan bagi Mbah Suyono. ❤️
Disclaimer : Merawat Indonesia tidak mewakili dan tidak bertanggung jawab atas segala bentuk informasi pada halaman campaign ini, karena informasi di atas sepenuhnya milik campaigner (penggalang dana).
Naya wijaya
1 bulan yang laluSehat selalu mbah.. murah rezeki aamiin..
Sahabat Baik
1 bulan yang laluSehat selalu yaa mbah, diberkahkan selalu hidup mbah.. Aamiin. Bismillah melalui ini saya diberikan kemudahan, kelancaran, dan ketenangan hati dalam menjalani hidup saya, Aamiin…