“Maaf terlambat, Pak. Anak saya tadi nangis, agak rewel. Kalau tidak saya tenangkan, bisa kejang…”

Kalimat sederhana itu diucapkan lirih oleh Bu Renita (25), seorang driver ojek online.
Di balik kata-kata itu, tersimpan perjuangan seorang ibu yang setiap hari menjemput rezeki sambil menggendong anaknya yang sakit parah.

Putrinya, Ilyana, sejak usia 1 tahun didiagnosis Cerebral Palsy (lumpuh otak). Tubuh mungilnya kaku. Bahkan untuk minum susu pun ia tak mampu semuanya harus melalui selang yang terpasang di hidungnya.
Dua kali dalam seminggu, Bu Renita harus bolak-balik ke rumah sakit untuk kontrol. Perjalanan panjang ia tempuh dengan motor, sambil memeluk erat tubuh rapuh Ilyana di pangkuannya.

Perjuangan ini ia jalani seorang diri. Sejak Ilyana berusia 2 bulan, suaminya pergi meninggalkan mereka tanpa kabar. Sejak saat itu, Bu Renita memikul seluruh beban hidup mencari nafkah sekaligus membiayai pengobatan anaknya yang sakit.
Panas dan hujan ia hadapi tanpa pilihan. Ilyana selalu ia bawa ke mana pun pergi, terbaring lemah di atas motor.
“Kalau saya tinggal di rumah, nggak ada yang jaga, Mas,” ucapnya pelan.

Tak jarang, motornya mogok di tengah hujan. Dengan langkah tertatih, Bu Renita tetap berusaha menyelesaikan orderan demi sesuap makan dan biaya berobat anaknya.
Namun meski sudah berhari-hari bekerja, penghasilannya masih belum cukup.
Sementara waktu terus berjalan.
Pengobatan tak boleh ditunda.
Kini kondisi Ilyana semakin mengkhawatirkan. Tubuhnya semakin kaku, dan kejang hebat kerap datang tanpa tanda. Jika terlambat ditangani, risikonya bisa jauh lebih parah.
#SahabatBaik, mari ulurkan tangan untuk membantu adik Ilyana agar bisa terus berobat dan mendapatkan perawatan yang ia butuhkan.
Setiap bantuan Anda adalah harapan bagi seorang ibu yang tak pernah menyerah.

Disclaimer : Merawat Indonesia tidak mewakili dan tidak bertanggung jawab atas segala bentuk informasi pada halaman campaign ini, karena informasi di atas sepenuhnya milik campaigner (penggalang dana).
Belum ada doa sahabat baik, donasi sekarang dan jadilah orang pertama yang memberikan doa