Mbah Kasiman (71) tetap berjuang mencari nafkah untuk sang istri yang kini sering sakit-sakitan. Selama lebih dari 25 tahun, beliau berkeliling menjajakan basreng dengan sepeda onthel tuanya.

Setiap pagi sejak pukul 06.30, Mbah mulai mengayuh sepeda menyusuri jalan desa dan sekolah, berharap dagangannya habis agar bisa membawa pulang rezeki untuk makan hari itu.

Di rumah sederhana mereka, sang istri tetap berusaha membantu semampunya. Dengan kondisi tubuh yang terbatas, ia menyiapkan adonan basreng sebelum Mbah berangkat berjualan. Mereka hidup berdua tanpa anak, menggantungkan hidup dari penghasilan kecil yang tak menentu setiap harinya.

Meski hidup dalam keterbatasan, hati Mbah Kasiman tetap hangat. Ia dikenal sering memberikan basreng gratis kepada anak-anak yang ingin jajan namun tak memiliki uang. Kebaikan kecil itu menjadi kebahagiaan tersendiri di tengah kerasnya perjuangan hidup mereka.

Kini, di usia senja, langkah Mbah semakin berat. Tubuh yang mulai lemah dan penghasilan yang tidak menentu membuat kehidupan mereka penuh tantangan. Mereka membutuhkan uluran tangan agar bisa menjalani hari-hari dengan lebih layak di masa tua.

#SahabatBaik, mari bersama membantu Mbah Kasiman dan istrinya. Sedikit bantuan darimu, sangat berarti untuk meringankan perjuangan mereka hari ini.

Disclaimer : Merawat Indonesia tidak mewakili dan tidak bertanggung jawab atas segala bentuk informasi pada halaman campaign ini, karena informasi di atas sepenuhnya milik campaigner (penggalang dana).
Sahabat Baik
25 menit yang laluSemoga membawa keberkahan bagi semua dan membuka keberlimpahan rezeki bagi kami
Sahabat Baik
44 menit yang laluYallah lancarkan setiap manusia dan mahluk hidup yang tengah mencari rezeki untuk makan atau untuk keperluan hidupnya. Limpahkan lah keberkahan dan juga kesehatan untuk kami semua, aamiin