“Kalau Mbah nggak jualan, Mbah makan apa, Nak? Selagi masih kuat jalan, Mbah akan terus berusaha,” ucap Mbah Yasmiah (66) dengan senyum yang menyimpan banyak lelah.
Sejak suaminya meninggal dunia, Mbah Yasmiah harus menjalani hidup seorang diri. Di usia yang sudah 66 tahun, beliau masih berkeliling menjual berondong jagung demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Tak ada lagi tempat bersandar, hanya sisa tenaga yang terus dipaksakan agar bisa bertahan.

Setiap pagi, Mbah berjalan meninggalkan rumah sederhananya sambil membawa berondong jagung dagangan. Beliau menyusuri desa hingga ke kota, berharap ada orang yang membeli. Teriknya matahari dan perjalanan yang jauh tak pernah menghentikan langkahnya. Payung lusuh menjadi satu-satunya pelindung saat berjualan dari pagi hingga sore.

Namun perjuangannya tak selalu berbuah hasil. Dalam sehari, Mbah sering hanya membawa pulang Rp2.000 hingga Rp5.000. Bahkan tak jarang dagangannya tidak laku sama sekali. Saat itu terjadi, beliau hanya bisa pulang dengan langkah pelan, menahan lapar dan berharap esok rezekinya lebih baik.

Di rumah kecil yang sudah mulai rapuh, Mbah hidup dalam segala keterbatasan. Untuk makan, beliau kerap hanya menyantap nasi putih tanpa lauk. Kasur tipis yang menjadi tempat beristirahat pun merupakan pemberian orang lain. Meski hidup serba kekurangan, Mbah tak pernah mengeluh dan tetap bersyukur atas apa yang dimilikinya.
Di usia senja yang seharusnya menjadi waktu untuk beristirahat, Mbah Yasmiah justru masih harus berjalan jauh demi mencari nafkah. Beliau hanya berharap bisa menjalani hari-hari dengan lebih tenang tanpa harus terus dihantui kekhawatiran akan kebutuhan makan dan biaya hidup.
#SahabatBaik, mari ringankan perjuangan Mbah Yasmiah. Kebaikan yang kita berikan dapat membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan menjadi harapan baru agar Mbah dapat menjalani masa tuanya dengan lebih layak, tenang, dan penuh kasih.
Disclaimer : Merawat Indonesia tidak mewakili dan tidak bertanggung jawab atas segala bentuk informasi pada halaman campaign ini, karena informasi di atas sepenuhnya milik campaigner (penggalang dana).
Belum ada doa sahabat baik, donasi sekarang dan jadilah orang pertama yang memberikan doa