Sejak kecil ia tidak pernah memiliki riwayat penyakit serius. Namun suatu hari tubuhnya tiba-tiba terasa panas seperti terbakar, dan luka muncul di sekujur tubuhnya tanpa sebab yang jelas.

Ia sempat dirawat beberapa hari di rumah sakit, tetapi karena keterbatasan biaya, Bu Hari terpaksa pulang sebelum kondisinya membaik.
Untuk mengganti perban dan merawat lukanya, ia sering melakukannya sendiri di rumah. Ke puskesmas terlalu jauh dan tidak ada ongkos. Memanggil perawat pun tidak mampu ia lakukan.
“Saya sering disebut monster… padahal saya hanya ingin sembuh.” — Bu Hari, 42 tahun
Sejak sakit, mentalnya ikut runtuh. Tubuhnya dipenuhi luka, dan orang-orang mulai menjauhi. Anak semata wayangnya yang masih duduk di bangku SD pun pernah dibully karena kondisi ibunya.
Tekanan sosial dan rasa sakit membuat Bu Hari sempat kehilangan harapan. Ia pernah merasa tidak punya tempat dan sempat terpikir menyerah.

Meski begitu, Bu Hari tetap berusaha bertahan. Setiap hari, dari siang hingga sore, ia berjualan pentol tahu di pinggir jalan ditemani anaknya sepulang sekolah. Tetapi dagangannya sering tidak laku karena banyak orang takut mendekat, mengira penyakitnya menular.
Saat kambuh, tubuhnya terasa kaku dan panas. Dalam kondisi seperti itu, hanya anak kecilnya yang merawat dan menemaninya.
Bu Hari kini sangat membutuhkan bantuan untuk biaya pengobatan, perawatan luka, serta kebutuhan sehari-hari agar ia dan anaknya bisa hidup lebih layak.
#SahabatBaik, mari bantu Bu Hari mendapatkan pengobatan yang layak dan kesempatan hidup yang lebih baik.
Sedikit bantuan darimu dapat menjadi penopang bagi perjuangan seorang ibu yang berusaha tetap kuat demi anaknya, di tengah keterbatasan dan stigma sosial yang harus ia hadapi.
Disclaimer : Merawat Indonesia tidak mewakili dan tidak bertanggung jawab atas segala bentuk informasi pada halaman campaign ini, karena informasi di atas sepenuhnya milik campaigner (penggalang dana).
Angel
1 minggu yang laluCepat sembuh yaa bu, lancar rejeki nya sekeluarga... Tuhan memberkati.. Semoga keluarga kecil ku diberkati selalu, rejeki kami semakin dilancarkan... Aminn
Restu
1 minggu yang laluSehat selalu Buk.
Sahabat Baik
1 minggu yang laluSemoga Bu Harisegera mendapatkan penanganan dan sembuh seperti sediakala. Aamiin YRA 🤲🤲